Dia
Kehidupan, bagaimana kau mengajari aku tentang banyak rasa. Hingga sepenuhnya aku tenggelam oleh berbagai pengalaman. Bukan saja mimpi yang kau ulang menjadi beribu masalah yang kemudian berlabuh dalam bahagia, namun cita ku, semakin kau ulas menjadi kepiluan tak terhentikan. Jauh sebelum aku mengetahui, bahwa mereka juga sama seperti ku. Tidak ada yang istimewa, tidak ada yang lain untuk dibeda-bedakan.
Aku serasa pribadi yang penuh dengan ketidaktahuan, rasa-rasanya hanya aku yang punya pahitnya hidup, Cuma aku yang menangis kesepian. Namun, sekarang pribadi itu telah mengerti dimana dirinya, dan bagaimana sekitarnya.
Dia sudah cukup mengerti meski tidak sepenuhnya.
Dia bahagia, dia merasa kini hidup itu lebih indah. Hingga suatu hari nanti, ketika angin tidak mampu lagi mengoyakkan ilalang, dia akan meniupnya. Nafasnya akan berhembus lebih kencang dari biasanya, tenaganya akan lebih kuat dari sebelumnya. Hebat bukan?. Dia akan mengepakkan sayapnya dan mulai menari-nari diantara terpaan awan, menyentuh sebagian kehidupan dari ketinggian, terbang bersama angin yang membawa burung-burung jauh diangkasa.
aku melihat ini seperti orang yang habis bercinta dengan pacarnya. diawal dianya tidak mau tetapi setelah dipastikan dengan berbagai gombalan akhirnya hohohihe juga
BalasHapusah, , , mendramatisir kamu mb'
BalasHapus